Rabu, 19 Maret 2014

Dear, you..

"...pernahkah kau bicara, tapi tak didengar.. Tak dianggap sama sekali...pernahkah kau tak salah..tapi disalahkan.. tak diberi kesempatan.."
Jujur, ada perasaan yang masih menggantung dalam hatiku. Bukan karena aku tak rela untuk ditinggal kamu pergi, aku belajar untuk merelakanmu pergi dalam hidupku untuk kesekian kali ini. Tapi ada perasaan yang masih kau tinggalkan disini, kecewaku atas sikapmu . Aku masih menunggu kamu untuk bertemu dengan ku, walau hanya untuk beberapa waktu saja. aku hanya ingin kamu mendengar penjelasku dulu, dan aku ingin melakukan apa yang kau lakukan terhadapku. Bukan saling menjatuhkan, tapi inilah sebuah hubungan. Kita harus saling terbuka bukan? Jangan pernah menge-cap-ku seperti yang kau pikirkan sekarang. Apa kau tak menyadarinya? aku curiga kamu bertingkah melebihi aku :") Kita saling mencintai bukan saling memnyakiti bukan? Semoga jika Allah memberikan kesempatan untuk kita , untuk kita bertemu saja cukup.. untuk menjelaskan penjelasanku yang belum sempat kau dengar. Kau tahu? Kepergianmu secara mendadak seperti ini aku rasa tak akan pernah adil untukku. Kenapa? karena ku kira hubungan yang sudah berlangsung selama setahun ini sedang diuji Tuhan. dan kau? begitu mudahnyakah menghilang rasa itu padaku? melupakanku? meninggalkanku? apa kamu benar-benar menyerah dalam hubungan ini? Sungguh, mungkin aku yang terlalu berharap kepadamu. Tak seharusnya aku berharap padamu, aku hanya ingin berharap pada penciptamu . :) Semoga kelak ada waktu yang Tuhan sediakan untuk kita bicara tentang kita , mungkin yang terakhir... :")

Tidak ada komentar:

Posting Komentar